<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Bagaimana Cara Menyampaikan SPT Tahunan?</title>
	<atom:link href="http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html</link>
	<description>Memahami SPT dan Pajak</description>
	<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 19:27:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ndoroputry</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-301</link>
		<dc:creator>ndoroputry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 16:12:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-301</guid>
		<description>saya setuju dengan yon dan dars..
beneran deh, saya jadi pusing sama urusan pajak, udah kerja freelance serabutan,,nga ngerti pajak..trus salah isi .. tiba2 dikirimin surat yg ga tau isinya apa...trus disuruh dateng ke kantor pajak...

duh jadi nyesel bikin npwp...lama2 npwp bukannya mensejahterakan rakyat malah nyusahin rakyat kecil..duit yg didapet ga seberapa, pusingnya bikin stress..

yang ada rakyat udah susah hidupnya, malah makin susah...mending untuk WPOP ga perlu bikin SPT lah..cukup dikenakan saja pajak final ,.,

npwp yang membawa sengsara...

&lt;em&gt;boleh diceritakan kasusnya mas/mbak, biar jelas permasalahannya...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju dengan yon dan dars..<br />
beneran deh, saya jadi pusing sama urusan pajak, udah kerja freelance serabutan,,nga ngerti pajak..trus salah isi .. tiba2 dikirimin surat yg ga tau isinya apa&#8230;trus disuruh dateng ke kantor pajak&#8230;</p>
<p>duh jadi nyesel bikin npwp&#8230;lama2 npwp bukannya mensejahterakan rakyat malah nyusahin rakyat kecil..duit yg didapet ga seberapa, pusingnya bikin stress..</p>
<p>yang ada rakyat udah susah hidupnya, malah makin susah&#8230;mending untuk WPOP ga perlu bikin SPT lah..cukup dikenakan saja pajak final ,.,</p>
<p>npwp yang membawa sengsara&#8230;</p>
<p><em>boleh diceritakan kasusnya mas/mbak, biar jelas permasalahannya&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mao</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-294</link>
		<dc:creator>mao</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 13:06:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-294</guid>
		<description>maw tanya nih...
kalo mo ngajuin spt tahunan untuk wp badan,biasa data2 apa yang perlu untuk melengkapi saat maw setor spt tahunan? trims.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maw tanya nih&#8230;<br />
kalo mo ngajuin spt tahunan untuk wp badan,biasa data2 apa yang perlu untuk melengkapi saat maw setor spt tahunan? trims.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: umi</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-190</link>
		<dc:creator>umi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 03:30:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-190</guid>
		<description>Yth. Pak Dudi

Dh,
Mohon advisnya, bila awal 2010 saya diberhentikan jadi penyalur sehingga badan usaha sudah tidak aktif, bagaimana cara mengajukan surat permohonan pengurangan angsuran ?
surat ditujukan kepada siapa ?
dasar dari surat yang perlu dilampirkan apa saja?
karena bila saya tidak mengajukan ini saya harus menggunakan perhitungan biasa dan harus bayar pph 25, bila badan usaha saya tidak aktif akibatnya pasti spt 2010 akan lebih bayar.
terima kasih
salam hormat,
umi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Pak Dudi</p>
<p>Dh,<br />
Mohon advisnya, bila awal 2010 saya diberhentikan jadi penyalur sehingga badan usaha sudah tidak aktif, bagaimana cara mengajukan surat permohonan pengurangan angsuran ?<br />
surat ditujukan kepada siapa ?<br />
dasar dari surat yang perlu dilampirkan apa saja?<br />
karena bila saya tidak mengajukan ini saya harus menggunakan perhitungan biasa dan harus bayar pph 25, bila badan usaha saya tidak aktif akibatnya pasti spt 2010 akan lebih bayar.<br />
terima kasih<br />
salam hormat,<br />
umi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masyruchi</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-142</link>
		<dc:creator>masyruchi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 08:32:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-142</guid>
		<description>salam pak Dudi
sedikit pertanyaan untuk kesulitan yang sedang saya alami.
bagaimana perlakuan angsuran pph pasal 25 bulan des yang dibayar di tahun berikutnya dalam penyusunan laporan keuangan fiskal?
apakah diakui sebagai hutang pajak atau pengakuan lain?
trim's untuk jawabannya

&lt;em&gt;PPh Pasal 25 dicatat pertama kali sebagai piutang (pajak di bayar di muka). Perkiraan ini nanti akan diofset dengan perkiraan biaya Pajak Penghasilan (income tax expense)&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam pak Dudi<br />
sedikit pertanyaan untuk kesulitan yang sedang saya alami.<br />
bagaimana perlakuan angsuran pph pasal 25 bulan des yang dibayar di tahun berikutnya dalam penyusunan laporan keuangan fiskal?<br />
apakah diakui sebagai hutang pajak atau pengakuan lain?<br />
trim&#8217;s untuk jawabannya</p>
<p><em>PPh Pasal 25 dicatat pertama kali sebagai piutang (pajak di bayar di muka). Perkiraan ini nanti akan diofset dengan perkiraan biaya Pajak Penghasilan (income tax expense)</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dars</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-114</link>
		<dc:creator>dars</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 15:37:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-114</guid>
		<description>Setuju dengan yon. Sebaiknya lapor SPT hanya ditujukan pada WP badan saja atau WPOP super kaya yang omsetnya milyaran. Sedangkan WPOP biasa hendaknya digunakan system pajak final saja dimana setiap transaksi dikenakan pajak final. Kalau ada transasksi yang luput dari pajak hendaknya dianggap rezeki buat rakyat saja. Masa uang receh mau dipajakin juga.. Biarlah rakyat merasakan hasil keringatnya sendiri.

Keuntungannya, petugas pajak jadi tidak perlu repot ngurusin administrasi pajak orang-orang kecil Jadi bisa fokus kepada WPOP kaya saja.
Uang pajak juga bisa lebih banyak yang masuk, karena orang-orang kecil mau bayar pajak tanpa takut harus lapor atau diperiksa karena pajaknya sudah otomatis tercatat.

Kartu NPWP untuk WPOP dibawah penghasilan 1 Milyar sebaiknya dihapuskan agar orang kecil tidak susah dan bisa hidup dengan tenang di negara Indonesia. Gantinya pemerintah mengganti dengan system pajak final yang dipotong di tiap-tiap gaji atau upah dari perusahaan, tiap transaksi jual beli dengan WP badan, jual beli tanah, jual beli kendaraan, SIM, STNK, tiket pesawat, paspor dll.

System self assessment sangat merepotkan rakyat dan saya yakin petugas pajak juga ikut repot.  Celakanya lagi setiap masyarakat akan menjadi resah dan semakin membenci pemerintah setiap membayar pajak.

Negara ini adalah milik rakyat dan saya yakin rakyat Indonesia mau membayar pajak tapi menolak system yang rumit dan meresahkan.

Semoga ada pejabat atau anggota DPR yang membaca tulisan ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju dengan yon. Sebaiknya lapor SPT hanya ditujukan pada WP badan saja atau WPOP super kaya yang omsetnya milyaran. Sedangkan WPOP biasa hendaknya digunakan system pajak final saja dimana setiap transaksi dikenakan pajak final. Kalau ada transasksi yang luput dari pajak hendaknya dianggap rezeki buat rakyat saja. Masa uang receh mau dipajakin juga.. Biarlah rakyat merasakan hasil keringatnya sendiri.</p>
<p>Keuntungannya, petugas pajak jadi tidak perlu repot ngurusin administrasi pajak orang-orang kecil Jadi bisa fokus kepada WPOP kaya saja.<br />
Uang pajak juga bisa lebih banyak yang masuk, karena orang-orang kecil mau bayar pajak tanpa takut harus lapor atau diperiksa karena pajaknya sudah otomatis tercatat.</p>
<p>Kartu NPWP untuk WPOP dibawah penghasilan 1 Milyar sebaiknya dihapuskan agar orang kecil tidak susah dan bisa hidup dengan tenang di negara Indonesia. Gantinya pemerintah mengganti dengan system pajak final yang dipotong di tiap-tiap gaji atau upah dari perusahaan, tiap transaksi jual beli dengan WP badan, jual beli tanah, jual beli kendaraan, SIM, STNK, tiket pesawat, paspor dll.</p>
<p>System self assessment sangat merepotkan rakyat dan saya yakin petugas pajak juga ikut repot.  Celakanya lagi setiap masyarakat akan menjadi resah dan semakin membenci pemerintah setiap membayar pajak.</p>
<p>Negara ini adalah milik rakyat dan saya yakin rakyat Indonesia mau membayar pajak tapi menolak system yang rumit dan meresahkan.</p>
<p>Semoga ada pejabat atau anggota DPR yang membaca tulisan ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yon</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-113</link>
		<dc:creator>Yon</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 08:52:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-113</guid>
		<description>Hidup saya mulai tidak tenang semenjak punya NPWP. Saya yakin banyak masyarakat yang stress karena selain diwajibkan membayar pajak juga ada masalah birokrasi dalam pelaporan pajak tiap bulan dan tahun yang membuat rakyat tiap kali jantungnya berdetak kencang karena sewaktu-waktu bisa dikenai denda bahkan kurungan karena setiap aturan pajak pasti ada celahnya dan tidak sempurna dan bisa disalahkan.. Pajak seharusnya bisa membuat masyarakat nyaman tanpa perlu direpotkan.

Usulan saya kepada pemerintah, Sebaiknya NPWP pribadi bisa dihapuskan dan dibuat sistem lain dimana rakyat bisa membayar pajak tanpa perlu disibukkan dengan urusan birokrasi misalnya pengenaan pajak final terhadap tiap transaksi. Ini lebih enak karena sangat sederhana, tidak menghabiskan waktu untuk tiap bulan lapor. Dan rakyat tidak perlu takut salah lapor karena sudah kena pajak dan tercatat otomatis. 

system self assessment pajak yang diterapkan sekarang dimana masyarkat harus lapor sendiri dinilai akan membuat banyak celah untuk dipersalahkan oelh petugas pajak. Rakyat juga sewaktu-waktu bisa mudah sekali disalahkan karena kerumitan pasal-pasal dan kesalahan dalam pembukuan.

saya siap pilih partai yang ingin menghapuskan NPWP.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup saya mulai tidak tenang semenjak punya NPWP. Saya yakin banyak masyarakat yang stress karena selain diwajibkan membayar pajak juga ada masalah birokrasi dalam pelaporan pajak tiap bulan dan tahun yang membuat rakyat tiap kali jantungnya berdetak kencang karena sewaktu-waktu bisa dikenai denda bahkan kurungan karena setiap aturan pajak pasti ada celahnya dan tidak sempurna dan bisa disalahkan.. Pajak seharusnya bisa membuat masyarakat nyaman tanpa perlu direpotkan.</p>
<p>Usulan saya kepada pemerintah, Sebaiknya NPWP pribadi bisa dihapuskan dan dibuat sistem lain dimana rakyat bisa membayar pajak tanpa perlu disibukkan dengan urusan birokrasi misalnya pengenaan pajak final terhadap tiap transaksi. Ini lebih enak karena sangat sederhana, tidak menghabiskan waktu untuk tiap bulan lapor. Dan rakyat tidak perlu takut salah lapor karena sudah kena pajak dan tercatat otomatis. </p>
<p>system self assessment pajak yang diterapkan sekarang dimana masyarkat harus lapor sendiri dinilai akan membuat banyak celah untuk dipersalahkan oelh petugas pajak. Rakyat juga sewaktu-waktu bisa mudah sekali disalahkan karena kerumitan pasal-pasal dan kesalahan dalam pembukuan.</p>
<p>saya siap pilih partai yang ingin menghapuskan NPWP.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Senfrie</title>
		<link>http://spt-pajak.com/bagaimana-cara-menyampaikan-spt-tahunan.html/comment-page-1#comment-107</link>
		<dc:creator>Senfrie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 01:57:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://spt-pajak.com/?p=146#comment-107</guid>
		<description>saya mau tanya, saya buat NPWP pribadi bulan Oktober 2009. Apakah saya kena denda karena tidak menyetorkan SPT tahun 2008?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya, saya buat NPWP pribadi bulan Oktober 2009. Apakah saya kena denda karena tidak menyetorkan SPT tahun 2008?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
